Header Ads

Yakin Tidak Mau Tidur Siang?


Penelitian menemukan bahwa setelah tidur siang selama beberapa saat, memori jangka pendek kaum muda telah meningkat, sedangkan keadaan tekanan darah para manula memperoleh penurunan.

Meski waktu tidur siang itu cukup singkat, namun hal itu merupakan salah satu metode pengisian energi kesehatan terbaik. Tapi tahukah Anda, lamanya waktu tidur siang akan memiliki efek yang berbeda? Penelitian dI Jerman menemukan bahwa tidur 6 menit dapat memainkan peran dalam peningkatan memori. Sedangkan tidur siang selama 45 menit, dapat meningkatkan memori 5 kali lipat. Sedangkan durasi waktu tidur siang terbaik adalah antara 20- 30 menit.

Ilmuwan NASA Amerika Serikat telah menemukan bahwa tidur siang selama 24 menit, dapat meningkatkan kinerja sebesar 34% dan peningkatan 54% dalam sensitivitas pikiran. Selama 40 menit dapat mengisi energi pada otak, 45 menit dapat menurunkan tekanan darah.

Jika lebih dari 45 menit, itu akan memasuki fase tidur nyenyak, karena “Inersia (kebiasaan) tidur” seperti ini, setelah terbangun dapat menyebabkan kelelahan fisik. Tapi jika dapat tidur nyenyak selama 90 menit maka tubuh akan melakukan sebuah pembenahan yang baik.

20-30 menit tidur yang berkualitas, akan secara signifikan mengubah kondisi fisik dan otak dalam berpikir. Tentu saja, “tidur singkat” tidak terbatas pada tidur siang saja, tetapi juga berlaku untuk setiap saat, selama kebutuhan untuk berpikir dan kemampuan untuk berpikir jernih, bisa mendapatkan penyesuaian situasi terbaik.

Para ahli menyarankan, tidak semua orang harus tidur siang, seharusnya didasarkan atas kondisi fisik individu dan kebiasaan beristirahat. Kualitas tidur yang buruk pada malam hari atau mempunyai pekerjaan yang lebih intens di siang hari, maka jika mereka dapat tidur sejenak saja pada siang hari, dapat melumerkan ketegangan dan meningkatkan memori otak. (Hui/Yant)

*Sumber: erabaru.net

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.