Header Ads

Alzheimer Bisa Disebabkan Oleh Posisi Tidur yang Salah


Penyakit Alzheimer ternyata bisa dipicu oleh posisi tidur yang sering dilakukan oleh seseorang. Menurut sebuah studi, posisi tidur tengkurap dan terlentang merupakan dua posisi rentan picu jenis penyakit alzheimer dan parkinson. 

Hasil penelitian yang dipublikasi oleh Journal of Neuroscience ini mengungkap bahwa posisi tidur paling aman adalah menyamping. Dengan tidur menyamping kanan atau kiri, maka seseorang akan terhindar dari sakit saraf seperti Alzheimer dan parkinson. 

Laman Prevention melansir, studi yang menggunakan alat MRI itu memperlihatkan jalur glymphatic yang ada di otak. Jika posisi tidur menyamping, maka sistem pada jalur tersebut bekerja lancar dan efisien. Namun saat posisi tidur seseorang tengkurap atau terlentang maka terbentuk plak di sistem itu. 
“Saat menyamping, protein beta-amyloid, protein yang membentuk plak yang terkait dengan penyakit Alzheimer ini tidak berfungsi sehingga para peneliti percaya posisi tidur bisa menurunkan risiko penyakit saraf,” 
demikian tertulis di jurnal tersebut. 

Pemakaian bantal juga berpengaruh untuk kondisi kesehatan. Saat seseorang tidur menyamping dengan bantal yang ideal, maka tulang belakang dan lehernya sejajar dan tidak tegang. 
“Tujuan utama penggunaan bantal adalah untuk menyelaraskan tulang belakang hingga leher sehingga tidak ada fleksi atau ketegangan leher saat tidur,” 
tegas Michael Breus, seorang penulis buku The Sleep Doctor’s Diet Plan. 

Bantal yang ideal adalah yang bisa mengisi ruangan di antara bahu sehingga kepala tak terlalu ke bawah atau ke atas posisinya saat tidur, tambah dia.

Sumber: Sidomi.com
Diberdayakan oleh Blogger.