Langsung ke konten utama

Harapan Mahasiswa untuk Sang Nahkoda Baru Farmasi Unhas

Fakultas Farmasi Universitas Hasanuddin, Makassar [foto; Aa]

Mengawali press release ini, saya pribadi ingin mengucapkan selamat kepada Bapak Prof. Dr. Gemini Alam, M.Si, Apt., atas terpilihnya beliau sebagai Dekan Fakultas Farmasi Universitas Hasanuddin periode 2015-2019 menggantikan Ibu Prof. Dr. Elly Wahyudin, DEA, Apt., yang telah memimpin Fakultas Farmasi sejak awal berdirinya pada tahun 2007 hingga tahun 2015.

Di tahun ke-8 sejak terpisahnya Fakultas Farmasi dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan pada tahun 2007, Fakultas Farmasi Universitas Hasanuddin memiliki dekan baru pada tahun ini. Setelah melewati proses panjang penjaringan calon dekan yang dimulai sekitar bulan Oktober 2015, Prof. Dr. Gemini Alam akhirnya resmi menjabat sebagai Dekan Fakultas Farmasi pada 8 Desember 2015.

Dekan baru, tentunya menjadi semangat baru bagi civitas akademika Fakultas Farmasi Universitas Hasanuddin. Hal yang menjadi pertanyaan bagi sebagian besar civitas akademika khususnya bagi mahasiswa farmasi “Siapa yang akan menjadi wakil dekan I, wakil dekan II, dan wakil dekan III ?”.

Ada juga beberapa mahasiswa – terlebih mereka yang tergolong organisatoris di BEM, Maperwa, maupun di ukm-ukm – yang langsung mengerucutkan pertanyaan di atas menjadi “Siapa yang jadi WD3 nanti ?”.

Pusat Studi dan Pengembangan Riset BEM KEMAFAR-UH 2015/2016 mencoba menangkap peluang itu menjadi sebuah riset. Riset yang kami lakukan bertujuan untuk meminta tanggapan dari 85 responden yaitu mahasiswa S1 Farmasi yang dipilih secara acak terhadap harapan mereka terhadap calon wakil dekan yang akan dipilih oleh Dekan.

Dengan adanya riset ini, diharapkan BEM KEMAFAR-UH sebagai Lembaga Kemahasiswaan di lingkup Fakultas Farmasi Universitas Hasanuddin dapat memberikan saran dan rekomendasi kepada Dekan terpilih agar dapat memilih calon wakil dekan yang sesuai dengan harapan dari mahasiswa. Metode riset kali ini adalah dengan menggunakan kuesioner, ada 10 kriteria yang kami berikan untuk tiap Wakil Dekan dan responden memilih 3 dari 10 kriteria yang menurut responden tersebut cocok untuk seorang wakil dekan.

Dari 10 kriteria yang diberikan, akan dipilih 3 kriteria teratas, dan ditambah dengan hasil wawancara dan studi kasus. Hasil riset ini nantinya akan dibawa ke audiensi bersama Dekan pada hari Selasa, 04 januari 2016.

Wakil Dekan I
Dari 85 responden yang menjadi sampel, sebanyak 42,4% dari total responden mengharapkan bahwa Wakil Dekan I yang dipilih nantinya harus bisa peka dan tanggap terhadap masalah yang terjadi di akademik, 40% responden mengharapkan Wakil Dekan I yang terpilih dapat menangani masalah akademik mahasiswa lebih baik lagi, dan 38,8% responden mengharapkan Wakil Dekan I yang terpilih harus bisa siap membantu mahasiswa bila terdapat masalah pada akademiknya.

Melihat dari hasil riset pada Wakil Dekan I, dapat disimpulkan bahwa Wakil Dekan I yang terpilih diharapkan mampu meningkatkan kualitas administrasi akademik, baik itu pada saat awal semester, pertengahan semester, dan akhir semester. Beberapa masalah yang dihadapi pada masalah akademik pada bagian administrasi salah satunya yaitu penanganan absen yang selalu direvisi karena banyaknya mahasiswa yang selalu berpindah-pindah kelas pada minggu-minggu awal perkuliahan. Masalah yang lain yang selalu ditemukan tiap semester adalah pembagian jumlah mahasiswa dalam satu kelas yang tidak merata.

Terakhir, untuk Wakil Dekan I yang terpilih nantinya harus bisa membuat kebijakan kepada mahasiswa terkait masalah drop out (DO) yang terjadi setiap tahun. Rekomendasi yang bisa diberikan adalah dengan membuat evaluasi dini sebelum masuknya evaluasi semester 4 dan semester 8 sehingga mahasiswa yang terancam tidak lolos evaluasi dapat dicarikan cara agar dapat terbebas dari evaluasi 4 semester dan 8 semester.

Wakil Dekan II
Dari 85 responden, sebanyak 50,6% mengharapkan Wakil Dekan II hendaknya lebih dapat menerima keluhan-keluhan pada civitas akademika terhadap fasilitas yang ada di gedung baru maupun gedung lab. 40% responden megharapkan Wakil Dekan II diharapkan dapat tanggap jika terdapat masalah pada fasilitas fakultas, dan 38,8% responden mengharapkan Wakil Dekan II dapat bertanggung jawab terhadap penjagaan sarana prasarana fakultas.

Hal yang menjadi PR besar dari Wakil Dekan II yang terpilih nantinya adalah melanjutkan pembangunan dan pengembangan dari gedung baru Fakultas Farmasi Universitas Hasanuddin. Banyak yang mengeluhkan fasilitas salah satunya seperti AC Central yang berkali-kali dijanjikan akan segera dirampungkan tetapi belum juga berfungsi.

Wakil Dekan III
Dari 85 responden, sebanyak 44,7% responden tetap mengharapkan Wakil Dekan III yang terpilih nantinya bisa dekat dan berbaur dengan mahasiswa. 44,7% responden pula mengharapkan Wakil Dekan III diharapkan dapat bisa kooperatif dan tanggap terhadap lembaga kemahasiswaan di Fakultas Farmasi Unhas, dan 35,3% responden mengharapkan Wakil Dekan III dapat terbuka dan diajak berdiskusi tentang kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan lembaga kemahasiswaan.

Hal yang menarik dari riset terhadap Wakil Dekan III ini adalah adanya harapan beberapa responden agar Wakil Dekan III yang terpilih nantinya merupakan mantan aktivis dan pernah berorganisasi di lembaga kemahasiswaan, baik itu intra-kampus maupun ekstra. Tentunya ini dapat menjadi nilai tambah bagi Wakil Dekan III yang terpilih nantinya. Selain itu, Wakil Dekan III terpilih nantinya diharapkan lebih mengapresiasi kepada mahasiswa yang mengharumkan nama Fakultas Farmasi baik itu di tingkat lokal maupun internasional. Dan diharapkan pula, hubungan antara birokrat Fakultas Farmasi dengan Lembaga kemahasiswaan (LEMA) Fakultas Farmasi, yaitu KEMAFAR-UH akan tetap terjaga dengan baik.

Demikian hasil riset dari kami, semoga ini bisa menjadi referensi bagi dekan terpilih untuk dapat membawa Fakultas Farmasi menjadi lebih baik lagi.

#DemiJayaFarmasi #JayaKEMAFAR-UH


Oleh :
Muhammad Aldila Satria
Staf Ahli Pengembangan Penelitian dan Riset Organisasi
Kabinet Progresif Revolusioner BEM KEMAFAR-UH

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Begini Cara Cepat Hafal Tabel Periodik Unsur

1. Unsur golongan 1A (Alkali)
Cara Menghafal Periodik Unsur: H. Li. Na. K. Rb. Cs. Fr.
Hari Libur Nanti Kita Rbutan Celana sFriska
2. Unsur Golongan 2A (Alkali Tanah)
Cara Menghafal Periodik Unsur: Be. Mg. Ca. Sr. Ba. Ra.
Beli Mangga Campur Sirsak Bagi Rata
3. Unsur Golongan 3A (Boron/Aluminium)
Cara Menghafal Periodik Unsur : B. Al. Ga. In. Tl.
Butet Adalah Gadis Indonesia Tulen
4.Unsur Golongan 4A (Carbon)
Cara Menghafal Periodik Unsur: C. Si. Ge. Sn. Pb.
Cewek SeksiGenit SedanPuber
5. Unsur Golongan 5A (Nitrogen) 
Cara Menghafal Periodik Unsur : N. P. As. Sb. Bi.
Neng Putri Asyik Sibuk Bisnis
6. Unsur Golongan 6A (Khalkogen)
Cara Menghafal Periodik Unsur : O. S. Se. Te. Po.
Orang Sulawesi Senang Tembak Polisi
7.  Unsur Golongan 7A (Halogen)
Cara Menghafal Periodik Unsur : F. Cl. Br. I. At.
Flamini Club BarIngin Atraksi
8. Unsur Golongan 8A (Gas Mulia)
Cara Menghafal Periodik Unsur :  He. Ne. Ar. Kr. Xe. Rn.
Heboh Negara Argentina Karena Xerong maRadona
Itulah tips dan Cara Menghafal Tabel Periodik U…

[REMINDER] - Jangan Lupa Membaca Surah Al-Kahfi di Tiap Jumat

[REMINDER]⁣ ⁣ Jangan lupa membaca surah Al-Kahfi tiap hari Jumat⁣ ⁣ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : إِنَّ مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ يَوْمَ الْجُمُعَةِ أَضَاءَ لَهُ مِنَ النُّورِ مَا بَيْنَ الْجُمُعَتَيْنِ. رواه الحاكم.⁣ ⁣ Dari Abu Said Al-Khudri r.a. bahwasannya Nabi saw. bersabda, “Sungguh siapa membaca surah Al-Kahf di hari Jumat, maka baginya cahaya yang terang antara dua Jumat.” (HR. Al-Hakim).⁣ ⁣ ----------------------⁣ ⁣ BEM KEMAFAR-UH Periode 2019/2020⁣ Kabinet KARYA⁣ Departemen Keorhanian⁣ 18/KEROHANIAN/VI/14052020

Yuuk, Kenal Lebih Dekat dengan AOMKI

sumber gambar: https://pbs.twimg.com/profile_images/620458551069114368/W2zOvocg.jpg
Aliansi Organisasi Mahasiswa Kesehatan Indonesia (AOMKI) merupakan satu-satunya wadah yang menaungi sembilan organisasi mahasiswa (Ormawa) kesehatan Indonesia yang terdiri dari ISMKI (Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia), PSMKGI (Persatuan Senat Mahasiswa Kedokteran Gigi Indonesia), ISMKMI (Ikatan Senat Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Indonesia), IKAMABI (Ikatan Mahasiswa Kebidanan Indonesia), ILMAGI (Ikatan Lembaga Mahasiswa Gizi Indonesia), ILMIKI (Ikatan Lembaga Mahasiswa Ilmu Keperawatan Indonesia), ISMAFARSI (Ikatan Senat Mahasiswa Farmasi Seluruh Indonesia), CIMSA (Center for Indonesian Medical Students' Activities), dan AMSA (Asian Medical Students' Association-Indonesia). 

Aliansi organisasi mahasiswa kesehatan Indonesia memiliki sejarah yang panjang, yaitu berawal dari dicanangkannya program HPEQ Student yang diinisiasi oleh Kemenristek Dikti dan 9 organisasi mahasiswa pada tahun …