Langsung ke konten utama

Peran Farmasis dalam Menyambut MEA 2015

oleh:
Azatil Ishmah
Mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Hasanuddin 2015

Ilustrasi [www.hsa.gov.sg]

Masyarakat Ekonomi ASEAN merupakan kesepakatan negara-negara ASEAN untuk mentransformasikan kawasan ASEAN menjadi suatu kawasan di mana terdapat aliran bebas barang, jasa, investasi dan tenaga kerja terampil serta aliran modal yang lebih bebas, dituangkan di dalam ASEAN Charter (Piagam ASEAN) sebagai landasan legal dan konstitusional dan Indonesia telah meratifikasi piagam tersebut dengan menerbitkan UU No. 38 Tahun 2008 sebagai payung berbagai perjanjian kerja sama di tingkat ASEAN. Pelaksanaan kesepakatan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015 sudah di depan mata.

Indonesia harus mulai mempersiapkan diri jika tidak ingin menjadi sasaran masuknya produk-produk negara anggota ASEAN. Indonesia harus banyak belajar dari pengalaman pelaksanaan free trade agreement (FTA) dengan China, akibatnya China menguasai pasar komoditi Indonesia. Tidak ada pilihan lain selain menghadapi dengan percaya diri bahwa bangsa Indonesia mampu dan menjadi lebih baik perekonomiannya dalam keikutsertaan Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015 ini.

Seiring perkembangan globalisasi, pasar sebagai aspek penting dan faktor kunci bagi industri farmasi menjadi sangat kompleks, dinamis, dan sulit diprediksi. Hal ini disebabkan pola pasar yang terjadi di industri farmasi berbeda dengan pola pasar industri lainnya, dimana obat peredarannya diatur secara ketat sehingga dalam pemasarannya industri farmasi harus melakukan pemasaran sesuai dengan regulasi yang berlaku. Industri farmasi sebagai salah satu industri yang memerlukan sentuhan teknologi tinggi sangat dipengaruhi oleh globalisasi, oleh karena itu industri farmasi harus mampu menghadapi tantangan persaingan pasar global dengan baik. Ungkapan think globally act locally menjadi kata kunci bagi industri farmasi dalam persaingan, sehingga sebelum menguasai pasar global dan regional, industri harus memiliki kekuatan internal yang kuat untuk bertahan di era globalisasi.

Strategi dalam menghadapi globalisasi tergantung dari strategi kompetitif perusahaan. Tingkat persaingan yang tinggi, memaksa setiap perusahaan yang ada dalam industri tersebut untuk menjalankan usahanya dengan lebih efektif dan efisien. Efektif berarti keselarasan antara apa yang sudah direncanakan dengan hasil yang didapat, sedangkan efisien berarti mampu memproduksi suatu output tertentu dengan menggunakan sumber daya yang ada seminimal mungkin.

Untuk itu perlu dilakukan persiapan dengan adanya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), tenaga kesehatan pada umumnya dan farmasi pada khususnya juga harus berbenah dengan akan hal tersebut. Farmasis diharapkan mampu meningkatkan kompetensinya serta skill yang mereka miliki dan juga kaderisasi di dunia perkuliahan perlu untuk menekankan hal tersebut. [Azatil]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Begini Cara Cepat Hafal Tabel Periodik Unsur

1. Unsur golongan 1A (Alkali) Cara Menghafal Periodik Unsur:  H. Li. Na. K. Rb. Cs. Fr. H ari  L i bur  Na nti  K ita  Rb utan  C elana  s i  Fr iska 2. Unsur Golongan 2A (Alkali Tanah) Cara Menghafal Periodik Unsur:  Be. Mg. Ca. Sr. Ba. Ra. Be li  Ma ngga  Ca mpur  S i r sak  Ba gi  Ra ta 3. Unsur Golongan 3A (Boron/Aluminium) Cara Menghafal Periodik Unsur :  B. Al. Ga. In. Tl. B utet  A da l ah  Ga dis  In donesia  T ulen 4.   Unsur Golongan 4A (Carbon) Cara Menghafal Periodik Unsur:  C. Si. Ge. Sn. Pb. C ewek  S eksi   Ge nit  S eda n g  P u b er 5. Unsur Golongan 5A (Nitrogen)  Cara Menghafal Periodik Unsur :  N. P. As. Sb. Bi. N eng  P utri  As yik Si b uk  Bi snis 6. Unsur Golongan 6A (Khalkogen) Cara Menghafal Periodik Unsur :  O. S. Se. Te. Po. O rang  S ulawesi  Se nang  Te mbak  Po lisi 7.  Unsur Golongan 7A (Halogen) Cara Menghafal Periodik Unsur :  F. Cl. Br. I. At. F lamini  Cl ub  B a r u  I ngin  At raksi 8. Unsur Golongan 8A (Gas Mulia

Sebait Kalimat dari Pengurus Bem Demisioner 2015/2016 untuk Seluruh Anggota Kemafar-UH

Assalamualaikum wr wb,  Tanpa mengurangi rasa hormat kami kepada seluruh anggota KEMAFAR-UH dimanapun berada saat ini, semoga selalu dalam keadaan sehat walafiat,  Melalui tulisan ini dengan segala kerendahan hati dan penuh kesadaran, kami meminta maaf jika selama satu periode kepengurusan BEM KEMAFAR-UH 2015/2016 ini banyak kekurangan dan ketidakpuasan dari anggota atas kinerja kami sebagai pelayan KEMAFAR-UH, tidak mewadahi anggota, dan tidak berbuat lebih untuk memajukan organisasi yang kita cintai ini,  kami memohon maaf.  Bagi kami, tak ada yang bisa kami berikan kepada organisasi ini selain memegang teguh untuk bekerja dan berpikir dalam memajukan KEMAFAR-UH sebagai amanah yang telah dititipkan, walaupun akhirnya banyak kekecewaan. Semoga segala evaluasi anggota yang diberikan juga demikian - untuk memajukan organisasi ini bukan untuk kepentingan pribadi atau golongan saja.  Pastilah bahwa dalam kehidupan selalu ada kemajuan dan kemunduran dalam segala aktifita

Hasil Pandangan Umum terhadap LPJ Pengurus BEM KEMAFAR-UH 2015/2016

Laporan Pertanggung Jawaban Kabinet Progresif  Revolusioner BEM KEMAFAR-UH www.bem-kemafarunhas.or.id - Pukul dua kurang sepuluh menit dinihari, asrama KPMB-MSC, salah satu agenda kongres KEMAFAR-UH 2016, pandangan umum terhadap laporan pertanggung jawaban (lpj) pengurus BEM KEMAFAR-UH periode 2015/2016 telah disampaikan oleh masing-masing angkatan. Hasilnya berimbang, tiga angkatan menolak dan tiga lainnya menerima. dengan rincian sebagai berikut; angkatan 2010, mengatakan bahwa pengurusan periode ini ada kemajuan, lpj yang disampaikan lengkap, namun angkatan mereka merasa kurang terfasilitasi, sehingga menyatakan menolak. angkatan 2011, menyampaikan bahwa periode kepengurusan ini ada perkembangan, terkesan lebih rapi dalam hal konsep dan pelaksanaan program kerja, namun menganggap pihak Bem kurang memfasilitasi angkatan tua, sehingga menyatakan menolak . angkatan 2012, tegas menolak LPJ BEM periode 2015/2016 dengan alasan transparansi kegiatan dan dana tidak jelas, keuang