Header Ads

Memaknai Rasa yang Kusebut Cinta

Oleh:
Awalyah Ramadhani
Mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Hasanuddin angk. 2013

Memaknai rasa yang kusebut cinta (ilustrasi: beautifulandamzing)

“Ada sesuatu hal yang membuatku mencintainya dan berani berhadapan dengan satu pilihan. 
Tak perlu melihat kekurangan dan masa lalunya karena aku tak pernah melihatnya dengan sebelah mata. 
Jika dia membohongiku, mungkin karena dia tak ingin menyakiti hatiku. Tak ada rasa penyesalan jika aku pun tak bersamanya. 
Namun satu hal yang aku tahu bahwa menjadi sesuatu hal yang indah untuknya sudah sangat berarti untukku “ 

Memaknai setiap kehidupan yang kita lalui adalah nikmat yang tak terhingga dari sang Pencipta, Allah s.w.t. setiap hembusan nafas kita tiap harinya, adalah kenikmatan yang tak terkira harganya. Setiap langkah-langkah kaki di setiap harinya, semoga niatnya adalah beribadah kepada-Nya.

Cinta...

Yang kusebut adalah pemberian dari sang Pencipta untuk diri kita dalam mengasihi dan menyayangi setiap ciptaan-Nya di dunia. Memaknainya, membutuhkan keluasan dan keterbukaan pikiran akan arti sebenarnya. Aku pun kadang salah mengartikannya.

Cinta… ya cinta..

Muncul di hati para insan. Merasakannya membuat jantung berdebar-debar. Orang bilang, jatuh cinta berjuta rasanya, tiap malam terbayang wajahnya. Seperti dalam suatu kutipan lagu.

Begitulah sebagian orang memaknainya.

Bagiku, cinta itu motivasi. Cinta itu kesabaran. Cinta itu impian dan impian yang berharapku akan terwujud. Nilainya begitu berarti. Cinta memang indah. Karena cinta membuatmu merasakan segala macam jenis rasa yang ada. Kadang memberi rasa manis, terkadang pahit, kadang juga sedikit hambar.

Begitulah cinta.. memberikan rasa di setiap hari-harimu. Teruntuk diriku, yang sekarang diliputi oleh cinta. Cinta yang tiap harinya kupanjatkan kepada-Nya sang Maha Pencipta. Cintaku untuk salah satu ciptaan-Nya. Yang memberikanku motivasi dalam meraih cita-cita.

Cinta yang membuatku bersemangat di setiap keluh kesahku, cinta yang membuatku menjatuhkan air mata. Cinta yang membuatku tersenyum cerah. Yahh cinta itu yang setiap harinya mengisi hatiku.

Mencintainya dalam diamku memanjatkannya dalam doa di setiap sujudku adalah cara merindu paling indah.

Jika cinta adalah sebuah kesalahan, maka kebahagiaan tidak mungkin ada di antaranya.

Jangan pernah takut jatuh cinta, Tapi jangan larut dalam cinta. Jadikahlah cinta itu sebagai motivasi untuk mencapai cita-cita.

Cinta akan menemukan kebenaran…
Sebab cinta sangatlah indah…

Cinta adalah satu-satunya kebebasan di dunia, karena cinta itu membangkitkan semangat hukum-hukum kemanusiaan dan gejala alami pun tak mampu mengubah perjalanannya

Jika cinta tidak dapat mengembalikan engkau kepadaku dalam kehidupan ini, Pastilah cinta akan menyatukan kita dalam kehidupan yang akan datang… ( Kahlil Gibran )

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.