Header Ads

Mahasiswa Farmasi Unhas Ciptakan Obat Antihipertensi Oles

Mahasiswa Farmasi Unhas ciptakan obat antihipertensi oles via viva.co.id
Bagi kamu para penderita tekanan darah tinggi (hipertensi), ada kabar baik. Jika Anda selama ini selalu diminta mengonsumsi obat-obatan penurun tekanan darah dengan cara diminum, sebentar lagi bakal ada obat hipertensi yang cukup dengan dioles saja. 

Seperti apa obatnya? Tapi jangan dikira ini obat impor ya. Obat ini asli buatan anak negeri. 

Sejumlah mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar baru-baru ini menemukan obat hipertensi berbasis pengolesan krim yang dibuat dari ekstrak buah mengkudu (pace). 

Mukarramah, salah satu mahasiswa yang meneliti inovasi tersebut mengatakan, saat krim dioles maka obat akan cepat masuk ke pembuluh darah. Coba bandingkan dengan obat minum yang harus melalui serangkaian proses sebelum masuk ke pembuluh darah. 
“Jadi ketika seseorang minum, obat mengalami metabolisme di hati. Nah, saat di hati itu tidak semua sampai ke pembuluh darah. Sementara obat dioles, total meresap ke pembuluh darah,” 
ujar Mukarramah kepada brilio.net (20/3) yang ditemui di Hotel Pullman, Jakarta, beberapa waktu lalu. 

Alasan para mahasiswa menggunakan buah mengkudu, karena mengandung zat scopoletin yang berfungsi memperlebar saluran pembuluh darah ketika mengalami penyempitan. Kandungan zat itulah yang berfungsi bisa menurunkan tekanan darah penderita atau sebagai antihipertensi. 

Proses pembuatan hingga menjadi krim membutuhkan waktu selama empat bulan. Mengekstrak mengkudu diformulasikan dengan liposom yang berfungsi sebagai penghantar obat ke pembuluh darah setelah dioleskan ke kulit. 

“Sistem penghantar obat ini (liposom) akan mempercepat kerja dan keefektifan obat untuk menurunkan tekanan darah,” katanya. 

Krim mengkudu ini telah diujicobakan pada tikus dan terbukti bisa menurunkan tekanan darah. Namun perlu kajian lebih lanjut mengenai dosis oles yang harus digunakan penderita. “Ini masih penelitian dasar, mengenai dosis harus penelitian lanjut lagi,” tukasnya. Semoga saja karya anak bangsa ini bisa membantu para penderita hipertensi ya.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.