Langsung ke konten utama

Ngobrol Seputar isu Bersama Tiga Pemimpin Kemafar-UH Beda Masa

Ngobrol seputar isu bersama tiga pemimpin KEMAFAR-UH beda masa 
Makassar, www.bem-kemafarunhas.or.id – Departemen Pusat Sumber Daya Manusia bekerja sama dengan Pusat Kajian dan Gerakan Sosial Farmasi BEM KEMAFAR-UH gelar talkshow bertajuk Ngobrol seputar isu (Ngopi) dengan tema “kontingensi kepemimpinan manusia pembelajar dalam menjawab tantangan dunia kesehatan; meneguhkan trigonosense falsafah pergerakan KEMAFAR-UH”, Kamis (15/04) di rm. Cobe-cobe Desa, Makassar. 

Ngobrol seputar isu ini sendiri merupakan program kerja dari departemen Pusat kajian dan gerakan sosial farmasi yang rutin dilaksanakan dua kali sebulan dengan mengangkat tema yang sedang hangat di publik dan media. 

Bertindak sebagai moderator, Yunita Cahyani Pratiwi. Adapun pemateri; Andi Alfian S.Si., MSi., Apt yang merupakan alumni Farmasi Unhas angkatan 1992, juga merupakan mantan ketua HMJ Farmasi Unhas (saat itu Farmasi masih bagian dari FMIPA), Zulfikar Syamsi, S.Si., Apt., yang merupakan presiden BEM KEMAFAR-UH periode 2012/2013, serta Budiman Yasir selaku presiden BEM KEMAFAR-UH periode 2015/2016. 

Andi Alfian yang membawakan materi dengan judul “Tantangan dunia kesehatan” menjelaskan bahwa ada banyak hal yang perlu dibenahi pada pendidikan kesehatan khususnya farmasi sekarang ini, salah satunya adalah sistem pendidikan yang terlalu banyak membebankan penguasaan bidang ilmu sehingga farmasis cenderung hanya menguasai dasar-dasar ilmunya saja, tidak mendalam pada satu bidang tertentu. Hal berbeda yang diterapkan pada profesi tenaga kesehatan lain. Hal lain yang perlu dibenahi adalah kurangnya komunikasi dengan pihak pemerinah, salah satu alasan yang menjadikan profesi apoteker tidak dicantumkan pada list tenaga medis yang ramai diberitakan baru-baru ini. Lemahnya kerja sama dan komunikasi antara sesama rekan sejawat profesi ini juga disoroti. Alfian juga memberikan gambaran adanya perbedaan kondisi profesi apoteker pada masa tahun 90-an yang sangat dibutuhkan dan dianggap penting sehingga kehidupan lebih meyakinkan, hal yang berbeda dengan sekarang yang terkesan dianak-tirikan. 

Dilanjutkan oleh Zulfikar Syamsi yang membawakan materi dengan tema "Role Model Kepemimpinan Kekinian", memaparkan bahwa saat ini yang kita perlukan sebagai mahasiswa adalah gerakan transformasi, harus melihat tantangannya ke depan, minimal punya produktifitas, tidak menjadi beban. Lanjut beliau, sebenarnya farmasi, Unhas khususnya memiliki inovasi dan kreativitas tapi jika tidak dikembangkan akan menjadi beban, itulah tantangannya, kita yang harus pertama melakukan inovasi, bagaimana menunjukkan, mengarahkan dan memimpin.. 
Kita harus berhenti sekarang membicarakan apa yang bisa negara berikan kepada kita. 
Tegasnya.

"Organisasi kemahasiswaan sebagai instalasi pergerakan" adalah materi terakhir yang dibawakan oleh Budiman Yasir. Beliau lebih banyak menjelaskan citra mahasiswa dan peranan  masa kini yang mengalami pergeseran.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi.

[admin]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Begini Cara Cepat Hafal Tabel Periodik Unsur

1. Unsur golongan 1A (Alkali) Cara Menghafal Periodik Unsur:  H. Li. Na. K. Rb. Cs. Fr. H ari  L i bur  Na nti  K ita  Rb utan  C elana  s i  Fr iska 2. Unsur Golongan 2A (Alkali Tanah) Cara Menghafal Periodik Unsur:  Be. Mg. Ca. Sr. Ba. Ra. Be li  Ma ngga  Ca mpur  S i r sak  Ba gi  Ra ta 3. Unsur Golongan 3A (Boron/Aluminium) Cara Menghafal Periodik Unsur :  B. Al. Ga. In. Tl. B utet  A da l ah  Ga dis  In donesia  T ulen 4.   Unsur Golongan 4A (Carbon) Cara Menghafal Periodik Unsur:  C. Si. Ge. Sn. Pb. C ewek  S eksi   Ge nit  S eda n g  P u b er 5. Unsur Golongan 5A (Nitrogen)  Cara Menghafal Periodik Unsur :  N. P. As. Sb. Bi. N eng  P utri  As yik Si b uk  Bi snis 6. Unsur Golongan 6A (Khalkogen) Cara Menghafal Periodik Unsur :  O. S. Se. Te. Po. O rang  S ulawesi  Se nang  Te mbak  Po lisi 7.  Unsur Golongan 7A (Halogen) Cara Menghafal Periodik Unsur :  F. Cl. Br. I. At. F lamini  Cl ub  B a r u  I ngin  At raksi 8. Unsur Golongan 8A (Gas Mulia

Sebait Kalimat dari Pengurus Bem Demisioner 2015/2016 untuk Seluruh Anggota Kemafar-UH

Assalamualaikum wr wb,  Tanpa mengurangi rasa hormat kami kepada seluruh anggota KEMAFAR-UH dimanapun berada saat ini, semoga selalu dalam keadaan sehat walafiat,  Melalui tulisan ini dengan segala kerendahan hati dan penuh kesadaran, kami meminta maaf jika selama satu periode kepengurusan BEM KEMAFAR-UH 2015/2016 ini banyak kekurangan dan ketidakpuasan dari anggota atas kinerja kami sebagai pelayan KEMAFAR-UH, tidak mewadahi anggota, dan tidak berbuat lebih untuk memajukan organisasi yang kita cintai ini,  kami memohon maaf.  Bagi kami, tak ada yang bisa kami berikan kepada organisasi ini selain memegang teguh untuk bekerja dan berpikir dalam memajukan KEMAFAR-UH sebagai amanah yang telah dititipkan, walaupun akhirnya banyak kekecewaan. Semoga segala evaluasi anggota yang diberikan juga demikian - untuk memajukan organisasi ini bukan untuk kepentingan pribadi atau golongan saja.  Pastilah bahwa dalam kehidupan selalu ada kemajuan dan kemunduran dalam segala aktifita

Hasil Pandangan Umum terhadap LPJ Pengurus BEM KEMAFAR-UH 2015/2016

Laporan Pertanggung Jawaban Kabinet Progresif  Revolusioner BEM KEMAFAR-UH www.bem-kemafarunhas.or.id - Pukul dua kurang sepuluh menit dinihari, asrama KPMB-MSC, salah satu agenda kongres KEMAFAR-UH 2016, pandangan umum terhadap laporan pertanggung jawaban (lpj) pengurus BEM KEMAFAR-UH periode 2015/2016 telah disampaikan oleh masing-masing angkatan. Hasilnya berimbang, tiga angkatan menolak dan tiga lainnya menerima. dengan rincian sebagai berikut; angkatan 2010, mengatakan bahwa pengurusan periode ini ada kemajuan, lpj yang disampaikan lengkap, namun angkatan mereka merasa kurang terfasilitasi, sehingga menyatakan menolak. angkatan 2011, menyampaikan bahwa periode kepengurusan ini ada perkembangan, terkesan lebih rapi dalam hal konsep dan pelaksanaan program kerja, namun menganggap pihak Bem kurang memfasilitasi angkatan tua, sehingga menyatakan menolak . angkatan 2012, tegas menolak LPJ BEM periode 2015/2016 dengan alasan transparansi kegiatan dan dana tidak jelas, keuang