Langsung ke konten utama

Bertahan untuk Sukses

oleh:
Satria Astazaury A.
Mahasiswa Fakultas Farmasi Univeristas Hasanuddin 2013

ilustrasi via google
Seorang yang sukses akalnya tidak akan kalah di hadapan nafsunya, kesabarannya tidak akan kalah di hadapan kelemahannya, tidak diremehkan oleh keingan-keinginannya, dan tidak disibukkan oleh hal-hal yang remeh. 
Dr. ‘Aidh Al-Qarni. 

Sukses merupakan jalan seseorang agar dapat dipandang oleh orang banyak. Kita telah banyak melihat orang-orang sukses yang dapat dijadikan sebagai panutan motivasi diri, agar dapat dikategorikan sebagaimana untuk menjadi layaknya seorang manusia. Telah banyak orang yang sukses juga pun gagal karena tak dapat bertahan untuk sampaik ke puncak. Terdapat beberapa kasus bagi orang-orang yang hampir sampai ke garis finish suatu kesuksesan, akan tetapi untuk sukses tidaklah seperti menggaris pena di atas kertas kosong saja dimana tanpa hambatan. Untuk menjadi seorang yang sukses kita butuh tekad dan motivasi diri yang lebih hebat dibanding ketakutan kita terhadap kegagalan. 

Jangan ukur seseorang dengan menghitung berapa kali dia jatuh, ukurlah ia dengan beberapa kali dia sanggup bangkit kembali. Seseorang yang mampu bangkit kembali setelah jatuh, tidak akan putus asa. Menyedihkan, mendengar bahwa banyak orang yang seperti mereka setelah sekali dua kali gagal memilih untuk menetap disitu dan akhirnya mati sebagai orang yang sebenar-benarnya gagal, tersungkur dan tidak bangkit lagi. Apakah kualitas diri kita akan membantu bankit kembali setelah kita terjatuh? kualitas diri sendiri adalah sesuatu yang mesti saya sebutkan, karena kalau tidak, maka tulisan ini tidak sempurna. 

Tidak ada apapun di dunia ini yang bisa menggantikannya. 

Bakat pun tidak. Ada banyak orang yang berbakat namun tidak sukses. Kejeniusan pun tidak, jenius yang tidak sukses sudah banyak yang menjadi olok-olokan. Bahkan pendidikan pun tidak, sekiranya dunia ini telah penuh dengan orang terpelajar. Hanya kemauan dan ketabahan yakni kemampuan bangkit kembali untuk kesekian kalinya setelah jatuh. Dalam benturan antara sungai dan batu, kita ketahui bahwasanya air sungai selalu menang bukan karena kekuatan tapi dengan ketabahan. 

Seberapa jauh Anda jatuh tidaklah menjadi sebuah masalah, dimana yang terpenting seberapa sering Anda bangkit kembali. Apabila Anda dapat terus mencoba setelah tiga kegagalan, Anda akan dapat mempertimbangkan diri untuk menjadi pemimpin dalam pekerjaan Anda sekarang. Jika Anda terus mencoba setelah mengalami kegagalan, ini berarti benih kejeniusan sedang bertumbuh pada diri Anda. 

Seperti yang kita ketahui bersama bahwasanya Thomas Alfa Edison, saat ditanya, bagaimana ia bisa bertahan setelah ribuan kali gagal? Thomas pun menjawab dengan penuh senyum; 
aku tidaklah gagal tapi aku menemukan 9994 cara untuk menyalakan sebuah bohlam. 
Dari sinilah kita dapat mengukur sebuah kesuksan. Hasil yang baik bukanlah parameter sebuah kesuksesan tapi puncak dari nilai kesuksesan sebenarnya ialah kekuatan untuk bertahan, karena hasil yang luar biasa merupakan ganjaran bagi orang orang yang dapat bertahan.


Succes and motivation via facebook

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Begini Cara Cepat Hafal Tabel Periodik Unsur

1. Unsur golongan 1A (Alkali) Cara Menghafal Periodik Unsur:  H. Li. Na. K. Rb. Cs. Fr. H ari  L i bur  Na nti  K ita  Rb utan  C elana  s i  Fr iska 2. Unsur Golongan 2A (Alkali Tanah) Cara Menghafal Periodik Unsur:  Be. Mg. Ca. Sr. Ba. Ra. Be li  Ma ngga  Ca mpur  S i r sak  Ba gi  Ra ta 3. Unsur Golongan 3A (Boron/Aluminium) Cara Menghafal Periodik Unsur :  B. Al. Ga. In. Tl. B utet  A da l ah  Ga dis  In donesia  T ulen 4.   Unsur Golongan 4A (Carbon) Cara Menghafal Periodik Unsur:  C. Si. Ge. Sn. Pb. C ewek  S eksi   Ge nit  S eda n g  P u b er 5. Unsur Golongan 5A (Nitrogen)  Cara Menghafal Periodik Unsur :  N. P. As. Sb. Bi. N eng  P utri  As yik Si b uk  Bi snis 6. Unsur Golongan 6A (Khalkogen) Cara Menghafal Periodik Unsur :  O. S. Se. Te. Po. O rang  S ulawesi  Se nang  Te mbak  Po lisi 7.  Unsur Golongan 7A (Halogen) Cara Menghafal Periodik Unsur :  F. Cl. Br. I. At. F lamini  Cl ub  B a r u  I ngin  At raksi 8. Unsur Golongan 8A (Gas Mulia

Sebait Kalimat dari Pengurus Bem Demisioner 2015/2016 untuk Seluruh Anggota Kemafar-UH

Assalamualaikum wr wb,  Tanpa mengurangi rasa hormat kami kepada seluruh anggota KEMAFAR-UH dimanapun berada saat ini, semoga selalu dalam keadaan sehat walafiat,  Melalui tulisan ini dengan segala kerendahan hati dan penuh kesadaran, kami meminta maaf jika selama satu periode kepengurusan BEM KEMAFAR-UH 2015/2016 ini banyak kekurangan dan ketidakpuasan dari anggota atas kinerja kami sebagai pelayan KEMAFAR-UH, tidak mewadahi anggota, dan tidak berbuat lebih untuk memajukan organisasi yang kita cintai ini,  kami memohon maaf.  Bagi kami, tak ada yang bisa kami berikan kepada organisasi ini selain memegang teguh untuk bekerja dan berpikir dalam memajukan KEMAFAR-UH sebagai amanah yang telah dititipkan, walaupun akhirnya banyak kekecewaan. Semoga segala evaluasi anggota yang diberikan juga demikian - untuk memajukan organisasi ini bukan untuk kepentingan pribadi atau golongan saja.  Pastilah bahwa dalam kehidupan selalu ada kemajuan dan kemunduran dalam segala aktifita

Hasil Pandangan Umum terhadap LPJ Pengurus BEM KEMAFAR-UH 2015/2016

Laporan Pertanggung Jawaban Kabinet Progresif  Revolusioner BEM KEMAFAR-UH www.bem-kemafarunhas.or.id - Pukul dua kurang sepuluh menit dinihari, asrama KPMB-MSC, salah satu agenda kongres KEMAFAR-UH 2016, pandangan umum terhadap laporan pertanggung jawaban (lpj) pengurus BEM KEMAFAR-UH periode 2015/2016 telah disampaikan oleh masing-masing angkatan. Hasilnya berimbang, tiga angkatan menolak dan tiga lainnya menerima. dengan rincian sebagai berikut; angkatan 2010, mengatakan bahwa pengurusan periode ini ada kemajuan, lpj yang disampaikan lengkap, namun angkatan mereka merasa kurang terfasilitasi, sehingga menyatakan menolak. angkatan 2011, menyampaikan bahwa periode kepengurusan ini ada perkembangan, terkesan lebih rapi dalam hal konsep dan pelaksanaan program kerja, namun menganggap pihak Bem kurang memfasilitasi angkatan tua, sehingga menyatakan menolak . angkatan 2012, tegas menolak LPJ BEM periode 2015/2016 dengan alasan transparansi kegiatan dan dana tidak jelas, keuang