Langsung ke konten utama

Taukah Kamu tentang Amnesti Pajak?


Halo para pembaca…
Kita akan bicara mengenai TAX AMNESTY (Pengampunan Pajak)

Apa itu pengampunan pajak ?
Menurut UU RI nomor 11 tahun 2016, Pengampunan pajak adalah penghapusan pajak yang seharusnya terutang, tidak dikenakan sanksi administrasi perpajakan dan sanksi pidana di bidang perpajakan, dengan cara mengungkap Harta dan membayar Uang Tebusan.
Pengampunan pajak ini diberlakukan atas landasan bahwa di Indonesia adalah negara dengan jumlah penduduk no. 4 terbesar di dunia. Namun yang membayar pajak (taat pajak ) hanya sekitar 27 Juta. jauh sekali perbandingannya. Padahal pajak adalah penghasilan terbesar setiap Negara. Salah satu Negara dengan taat pajaknya terbesar di Dunia. Sehingga di sana berobat di Rumah Sakit tidak di pungut biaya. Ingin sekali Indonesia berlaku hal yang sama.
Di sisi lain, anggaran belanja Negara Indonesia sangat kecil karena pendapatan Negara juga sangat kecil. Sehingga membuat Indonesia kesulitan dalam mengembangkan Negara.
Jadi dari satu sisi adanya tax amnesty tahun ini dan seterusnya akan sangat membantu upaya pemerintah memperbaiki kondisi perekonomian, pembangunan dan mengurangi pengangguran, mengurangi kemiskinan serta memperbaiki ketimpangan. Nah tetapi disisi lain, di sisi yang di luar fiskal atau pajaknya, dengan kebijakan amnesty ini yang diharapkan dengan diikuti repatriasi sebagian atau keseluruhan aset orang Indonesia di luar negeri maka akan sangat membantu stabilitas ekonomi makro kita. Apakah itu dilihat dari nilai tukar rupiah, apakah itu dilihat dari cadangan devisa, apakah itu dilihat dari neraca pembayaran kita atau bahkan sampai kepada likuiditas dari perbankan. Jadi melihat bahwa kebijakan ini sangat strategis karena dampaknya dampak yang sifatnya makro, menyeluruh dan fundamental bagi perekonomian Indonesia.
                Di Indonesia sendiri, UU pengampunan pajak ini berlaku dalam tiga tahapan dimana dijelaskan sebagai berikut :
1. Tahap I : Berlaku hingga 30 September 2016 dengan tarif pembayaran sebesar 2% dari total harta yang dimiliki.
2. Tahap II : Berlaku mulai tanggal 1 Oktober hingga 31 Desember 2016 dengan tarif sebesar 3% dari total harta.
3. Tahap III : Berlaku mulai tanggal 1 Januari 2017 hingga 31 Maret 2017 dengan tarif sebesar 5% dari total Harta.
Hingga hari ini, telah mencapai 300.006 wajib pajak yang membayar pajak dan sekitar 14 Triliun telah terkumpul mulai dari pengusaha kelas menengah hingga perusahaan dari dalam dan luar negeri milik Pengusaha Indonesia.

Apa Alasan Anda untuk ikut program Tax Amnesty ??
Setelah program ini selesai dan anda belum memiliki MPWP maka anda akan dikenakan biaya pajak seperti sebelum diberlakukan Tax Amnesty ini yaitu 25-30% ( tarif PPh pribadi yang berlaku ). Misalnya anda memiliki Uang 4 Miliar artinya pajak anda menjadi 1-1,2 miliar. Woww..
Oleh karena itu, segeralah bayar pajak anda sebelum akhir 31 Maret 2017. Mudah-mudahan kebijakan pemerintah dari apa yang kita bayarkan dapat menolong orang lain.

Mari Jadi Farmasis yang taat pajak.
Ayo Bayar Pajak Anda demi Pembangunan Indonesia ke Arah Lebih Baik.
Saran Bacaan : Pengampunan Pajak Dari Direktota Jendral Pajak UU RI no. 11 tahun 2011.


writer:dBr

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Begini Cara Cepat Hafal Tabel Periodik Unsur

1. Unsur golongan 1A (Alkali) Cara Menghafal Periodik Unsur:  H. Li. Na. K. Rb. Cs. Fr. H ari  L i bur  Na nti  K ita  Rb utan  C elana  s i  Fr iska 2. Unsur Golongan 2A (Alkali Tanah) Cara Menghafal Periodik Unsur:  Be. Mg. Ca. Sr. Ba. Ra. Be li  Ma ngga  Ca mpur  S i r sak  Ba gi  Ra ta 3. Unsur Golongan 3A (Boron/Aluminium) Cara Menghafal Periodik Unsur :  B. Al. Ga. In. Tl. B utet  A da l ah  Ga dis  In donesia  T ulen 4.   Unsur Golongan 4A (Carbon) Cara Menghafal Periodik Unsur:  C. Si. Ge. Sn. Pb. C ewek  S eksi   Ge nit  S eda n g  P u b er 5. Unsur Golongan 5A (Nitrogen)  Cara Menghafal Periodik Unsur :  N. P. As. Sb. Bi. N eng  P utri  As yik Si b uk  Bi snis 6. Unsur Golongan 6A (Khalkogen) Cara Menghafal Periodik Unsur :  O. S. Se. Te. Po. O rang  S ulawesi  Se nang  Te mbak  Po lisi 7.  Unsur Golongan 7A (Halogen) Cara Menghafal Periodik Unsur :  F. Cl. Br. I. At. F lamini  Cl ub  B a r u  I ngin  At raksi 8. Unsur Golongan 8A (Gas Mulia

Sebait Kalimat dari Pengurus Bem Demisioner 2015/2016 untuk Seluruh Anggota Kemafar-UH

Assalamualaikum wr wb,  Tanpa mengurangi rasa hormat kami kepada seluruh anggota KEMAFAR-UH dimanapun berada saat ini, semoga selalu dalam keadaan sehat walafiat,  Melalui tulisan ini dengan segala kerendahan hati dan penuh kesadaran, kami meminta maaf jika selama satu periode kepengurusan BEM KEMAFAR-UH 2015/2016 ini banyak kekurangan dan ketidakpuasan dari anggota atas kinerja kami sebagai pelayan KEMAFAR-UH, tidak mewadahi anggota, dan tidak berbuat lebih untuk memajukan organisasi yang kita cintai ini,  kami memohon maaf.  Bagi kami, tak ada yang bisa kami berikan kepada organisasi ini selain memegang teguh untuk bekerja dan berpikir dalam memajukan KEMAFAR-UH sebagai amanah yang telah dititipkan, walaupun akhirnya banyak kekecewaan. Semoga segala evaluasi anggota yang diberikan juga demikian - untuk memajukan organisasi ini bukan untuk kepentingan pribadi atau golongan saja.  Pastilah bahwa dalam kehidupan selalu ada kemajuan dan kemunduran dalam segala aktifita

Hasil Pandangan Umum terhadap LPJ Pengurus BEM KEMAFAR-UH 2015/2016

Laporan Pertanggung Jawaban Kabinet Progresif  Revolusioner BEM KEMAFAR-UH www.bem-kemafarunhas.or.id - Pukul dua kurang sepuluh menit dinihari, asrama KPMB-MSC, salah satu agenda kongres KEMAFAR-UH 2016, pandangan umum terhadap laporan pertanggung jawaban (lpj) pengurus BEM KEMAFAR-UH periode 2015/2016 telah disampaikan oleh masing-masing angkatan. Hasilnya berimbang, tiga angkatan menolak dan tiga lainnya menerima. dengan rincian sebagai berikut; angkatan 2010, mengatakan bahwa pengurusan periode ini ada kemajuan, lpj yang disampaikan lengkap, namun angkatan mereka merasa kurang terfasilitasi, sehingga menyatakan menolak. angkatan 2011, menyampaikan bahwa periode kepengurusan ini ada perkembangan, terkesan lebih rapi dalam hal konsep dan pelaksanaan program kerja, namun menganggap pihak Bem kurang memfasilitasi angkatan tua, sehingga menyatakan menolak . angkatan 2012, tegas menolak LPJ BEM periode 2015/2016 dengan alasan transparansi kegiatan dan dana tidak jelas, keuang