Langsung ke konten utama

PROBLEMATIKA DAN REALITAS PENDIDIKAN DI UNHAS HARI INI



PROBLEMATIKA DAN REALITAS PENDIDIKAN DI UNHAS HARI INI

Tepat pada tanggal 2 Mei 2019 yang diperingati sebagai hari pendidikan nasional, banyak aspek-aspek yang harus kita lihat sebagai mahasiswa khususnya yang berada di lingkungan Universitas Hasanuddin. Banyak hal yang masih menjadi perlu untuk diperbaiki semisal penerapan aturan yang ada maupun aturan-aturan itu sendiri yang pelu untuk dilakukan peninjauan kembali.
Sejak Unhas menyandang status PTN-BH tidak dapat dipungkiri bahwa akselerasi pembangunan menjadi hal yang paling terasa dan dapat diamati oleh semua kalangan semisal pembangunan gedung-gedung perkuliahan, gedung olahraga, bank, ATM, hotel, kafe, bengkel mobil, dan masih banyak lagi. Hal ini dapat terjadi karena adanya legitimasi untuk mengelola sumber daya dan keuangan secara mandiri.
Terlepas dari PTN-BH, hal fundamental dari aturan adalah bagaimana aturan tersebut dilaksanakan sebagaimana mestinya. UKT dan kekerasan akademik merupakan sedikit contoh dari hilangnya kesadaran atas pelaksanaan aturan oleh pihak-pihak yang diatas kertas dianggap lebih mulia dari yang lainnya. UKT merupakan singkatan dari uang kuliah tunggal yang berarti segala pembayaran untuk kebutuhan wajib selama perkuliahan telah termasuk didalamnya, tetapi pada penerapannya masih saja terdapat kecacatan semisal buku panduan praktikum yang sifatnya wajib masih tetap dibebankan kepada mahasiswa, terbatasnya mahasiswa dalam mengakses instrumen-instrumen yang ada dilaboratorium, serta bahan maupun alat-alat praktikum yang terbilang mahal terkadang dibebankan kepada mahasiswa dalam pengadaannya.
Kekerasan akademik merupakan sebuah permasalahan yang hangat dibicarakan beberapa bulan kemarin dimana dalam pelaksanaan aturan tidak dilakukan secara sistematis dan pengambilan keputusan bersifat  subjektif, hal yang menjadi fokus permasalahan dimana aturan tentang tata tertib kehidupan kampus yang harusnya menjadi acuan dalam proses penyelelesaian masalah seakan tidak lebih dari sekedar kertas yang berisi tulisan yang sifatnya “hanya tidak boleh dilanggar mahasiswa”.
                Ketika kita memindahkan fokus pandangan pada ruang-ruang belajar, hal yang menarik untuk diungkit adalah Kuliah pengganti. Kuliah pengganti merupakan bentuk tidak profesionalnya tim pengajar dalam melaksanakan kewajibannya, sekalipun jenis kuliah ini terjadi atas kesepakatan kedua belah pihak.
                Banyak hal yang masih perlu dibenahi di kampus kita yang tercinta Universitas Hasanuddin ini, hal diatas hanyalah bagian kecil dari bobroknya sistem yang ada. Sudah sepatutnya kita sebagai mahasiswa untuk tidak tinggal diam dan berpasrah diri terhadap keadaan akan tetapi bersama-sama berperan aktif dalam menyelesaikan permasalahan yang dihadapi demi tercapainya tujuan Pendidikan yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa. 

               




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Begini Cara Cepat Hafal Tabel Periodik Unsur

1. Unsur golongan 1A (Alkali) Cara Menghafal Periodik Unsur:  H. Li. Na. K. Rb. Cs. Fr. H ari  L i bur  Na nti  K ita  Rb utan  C elana  s i  Fr iska 2. Unsur Golongan 2A (Alkali Tanah) Cara Menghafal Periodik Unsur:  Be. Mg. Ca. Sr. Ba. Ra. Be li  Ma ngga  Ca mpur  S i r sak  Ba gi  Ra ta 3. Unsur Golongan 3A (Boron/Aluminium) Cara Menghafal Periodik Unsur :  B. Al. Ga. In. Tl. B utet  A da l ah  Ga dis  In donesia  T ulen 4.   Unsur Golongan 4A (Carbon) Cara Menghafal Periodik Unsur:  C. Si. Ge. Sn. Pb. C ewek  S eksi   Ge nit  S eda n g  P u b er 5. Unsur Golongan 5A (Nitrogen)  Cara Menghafal Periodik Unsur :  N. P. As. Sb. Bi. N eng  P utri  As yik Si b uk  Bi snis 6. Unsur Golongan 6A (Khalkogen) Cara Menghafal Periodik Unsur :  O. S. Se. Te. Po. O rang  S ulawesi  Se nang  Te mbak  Po lisi 7.  Unsur Golongan 7A (Halogen) Cara Menghafal Periodik Unsur :  F. Cl. Br. I. At. F lamini  Cl ub  B a r u  I ngin  At raksi 8. Unsur Golongan 8A (Gas Mulia

Sebait Kalimat dari Pengurus Bem Demisioner 2015/2016 untuk Seluruh Anggota Kemafar-UH

Assalamualaikum wr wb,  Tanpa mengurangi rasa hormat kami kepada seluruh anggota KEMAFAR-UH dimanapun berada saat ini, semoga selalu dalam keadaan sehat walafiat,  Melalui tulisan ini dengan segala kerendahan hati dan penuh kesadaran, kami meminta maaf jika selama satu periode kepengurusan BEM KEMAFAR-UH 2015/2016 ini banyak kekurangan dan ketidakpuasan dari anggota atas kinerja kami sebagai pelayan KEMAFAR-UH, tidak mewadahi anggota, dan tidak berbuat lebih untuk memajukan organisasi yang kita cintai ini,  kami memohon maaf.  Bagi kami, tak ada yang bisa kami berikan kepada organisasi ini selain memegang teguh untuk bekerja dan berpikir dalam memajukan KEMAFAR-UH sebagai amanah yang telah dititipkan, walaupun akhirnya banyak kekecewaan. Semoga segala evaluasi anggota yang diberikan juga demikian - untuk memajukan organisasi ini bukan untuk kepentingan pribadi atau golongan saja.  Pastilah bahwa dalam kehidupan selalu ada kemajuan dan kemunduran dalam segala aktifita

Hasil Pandangan Umum terhadap LPJ Pengurus BEM KEMAFAR-UH 2015/2016

Laporan Pertanggung Jawaban Kabinet Progresif  Revolusioner BEM KEMAFAR-UH www.bem-kemafarunhas.or.id - Pukul dua kurang sepuluh menit dinihari, asrama KPMB-MSC, salah satu agenda kongres KEMAFAR-UH 2016, pandangan umum terhadap laporan pertanggung jawaban (lpj) pengurus BEM KEMAFAR-UH periode 2015/2016 telah disampaikan oleh masing-masing angkatan. Hasilnya berimbang, tiga angkatan menolak dan tiga lainnya menerima. dengan rincian sebagai berikut; angkatan 2010, mengatakan bahwa pengurusan periode ini ada kemajuan, lpj yang disampaikan lengkap, namun angkatan mereka merasa kurang terfasilitasi, sehingga menyatakan menolak. angkatan 2011, menyampaikan bahwa periode kepengurusan ini ada perkembangan, terkesan lebih rapi dalam hal konsep dan pelaksanaan program kerja, namun menganggap pihak Bem kurang memfasilitasi angkatan tua, sehingga menyatakan menolak . angkatan 2012, tegas menolak LPJ BEM periode 2015/2016 dengan alasan transparansi kegiatan dan dana tidak jelas, keuang