Langsung ke konten utama

PENURUNAN UKT

Uang Kuliah Tunggal atau disingkat UKT merupakan biaya yang perlu dipenuhi oleh mahasiswa setiap memasuki semester baru selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi yang dimana, skema pembayarannya telah ditentukan oleh pemerintah berdasarkan kemampuan ekonomi mahasiswa, orangtua mahasiswa, atau pihak lain yang membiayai mahasiswa tersebut.

Salah satu Peraturan terbaru terkait pembayaran Uang Kuliah Tunggal yaitu Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 25 tahun 2020 tentang Standar Satuan Biaya Operasional Pendidikan Tinggi pada Perguruan Tinggi Negeri di Lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Dalam peraturan tersebut pada pasal 9 ayat 2 menyatakan bahwa :

“Dalam hal Mahasiswa mengambil mata kuliah kurang dari atau sama dengan 6 (enam) satuan kredit semester pada:

a. semester 9 (sembilan) bagi Mahasiswa program sarjana dan program diploma empat atau sarjana terapan; atau

b. semester 7 (tujuh) bagi Mahasiswa program diploma tiga, Mahasiswa membayar paling tinggi 50% (lima puluh persen) dari besaran UKT”

Peraturan ini menjadi landasan akan adanya tuntutan penurunan UKT mahasiswa semester akhir di Fakultas Farmasi Universitas Hasanuddin yang tak kunjung diberikan oleh pihak rektorat hingga menjelang batas akhir pembayaran UKT. Namun setelah dilakukannya audiensi dengan pihak rektorat terkait permasalahan ini, pihak rektorat menguraikan beberapa alasan tidak dikeluarkannya bantuan UKT untuk mahasiswa akhir pada semester genap 2022.

Alasan utama yaitu tidak adanya dikeluarkan Peraturan Menteri terbaru terkait bantuan UKT pada semester ini karena pihak Universitas sendiri tidak dapat memberikan kebijakan penurunan UKT tanpa dikeluarkannya perintah atau peraturan terbaru dari pihak Kementerian. Adapun Peraturan Mendikbud  Nomor 25 tahun 2020 pasal 9 ayat 2 dianggap bersifat aksidental yang dikeluarkan untuk meringankan beban mahasiswa akibat pandemi covid-19 terkait pembayaran UKT, berdasarkan hal tersebut dengan keadaan normalisasi perkuliahan luring pada semester ini menjadi alasan tidak diberlakukan kembali kebijakan mengenai penurunan UKT bagi mahasiswa semester akhir. Namun bukan berarti pihak rektorat melepas tangan dari kendala yang dialami oleh mahasiswa, salah satu kebijakan yang diberikan pihak universitas yaitu pembebasan pembayaran UKT bagi mahasiswa semester akhir yang sudah melengkapi berkas berkas terkait sidang akhir dan sudah berada di rektorat sebelum batas akhir pembayaran UKT semester baru.

            Selain itu, konsistensi pihak universitas dalam memberikan bantuan UKT selama 3 semester ini dianggap sudah cukup untuk membantu mahasiswa yang terkendala baik itu akibat covid-19 ataupun kendala finansial lainnya. Jika dibandingkan dengan universitas berbasis PTN-BH lainnya, Universitas Hasanuddin menjadi salah satu universitas yang mengeluarkan kebijakan penurunan UKT secara intensif selama 3 semester ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Begini Cara Cepat Hafal Tabel Periodik Unsur

1. Unsur golongan 1A (Alkali) Cara Menghafal Periodik Unsur:  H. Li. Na. K. Rb. Cs. Fr. H ari  L i bur  Na nti  K ita  Rb utan  C elana  s i  Fr iska 2. Unsur Golongan 2A (Alkali Tanah) Cara Menghafal Periodik Unsur:  Be. Mg. Ca. Sr. Ba. Ra. Be li  Ma ngga  Ca mpur  S i r sak  Ba gi  Ra ta 3. Unsur Golongan 3A (Boron/Aluminium) Cara Menghafal Periodik Unsur :  B. Al. Ga. In. Tl. B utet  A da l ah  Ga dis  In donesia  T ulen 4.   Unsur Golongan 4A (Carbon) Cara Menghafal Periodik Unsur:  C. Si. Ge. Sn. Pb. C ewek  S eksi   Ge nit  S eda n g  P u b er 5. Unsur Golongan 5A (Nitrogen)  Cara Menghafal Periodik Unsur :  N. P. As. Sb. Bi. N eng  P utri  As yik Si b uk  Bi snis 6. Unsur Golongan 6A (Khalkogen) Cara Menghafal Periodik Unsur :  O. S. Se. Te. Po. O rang  S ulawesi  Se nang  Te mbak  Po lisi 7.  Unsur Golongan 7A (Halogen) Cara Menghafal Periodik Unsur :  F. Cl. Br. I. At. F lamini  Cl ub  B a r u  I ngin  At raksi 8. Unsur Golongan 8A (Gas Mulia

Sebait Kalimat dari Pengurus Bem Demisioner 2015/2016 untuk Seluruh Anggota Kemafar-UH

Assalamualaikum wr wb,  Tanpa mengurangi rasa hormat kami kepada seluruh anggota KEMAFAR-UH dimanapun berada saat ini, semoga selalu dalam keadaan sehat walafiat,  Melalui tulisan ini dengan segala kerendahan hati dan penuh kesadaran, kami meminta maaf jika selama satu periode kepengurusan BEM KEMAFAR-UH 2015/2016 ini banyak kekurangan dan ketidakpuasan dari anggota atas kinerja kami sebagai pelayan KEMAFAR-UH, tidak mewadahi anggota, dan tidak berbuat lebih untuk memajukan organisasi yang kita cintai ini,  kami memohon maaf.  Bagi kami, tak ada yang bisa kami berikan kepada organisasi ini selain memegang teguh untuk bekerja dan berpikir dalam memajukan KEMAFAR-UH sebagai amanah yang telah dititipkan, walaupun akhirnya banyak kekecewaan. Semoga segala evaluasi anggota yang diberikan juga demikian - untuk memajukan organisasi ini bukan untuk kepentingan pribadi atau golongan saja.  Pastilah bahwa dalam kehidupan selalu ada kemajuan dan kemunduran dalam segala aktifita

Hasil Pandangan Umum terhadap LPJ Pengurus BEM KEMAFAR-UH 2015/2016

Laporan Pertanggung Jawaban Kabinet Progresif  Revolusioner BEM KEMAFAR-UH www.bem-kemafarunhas.or.id - Pukul dua kurang sepuluh menit dinihari, asrama KPMB-MSC, salah satu agenda kongres KEMAFAR-UH 2016, pandangan umum terhadap laporan pertanggung jawaban (lpj) pengurus BEM KEMAFAR-UH periode 2015/2016 telah disampaikan oleh masing-masing angkatan. Hasilnya berimbang, tiga angkatan menolak dan tiga lainnya menerima. dengan rincian sebagai berikut; angkatan 2010, mengatakan bahwa pengurusan periode ini ada kemajuan, lpj yang disampaikan lengkap, namun angkatan mereka merasa kurang terfasilitasi, sehingga menyatakan menolak. angkatan 2011, menyampaikan bahwa periode kepengurusan ini ada perkembangan, terkesan lebih rapi dalam hal konsep dan pelaksanaan program kerja, namun menganggap pihak Bem kurang memfasilitasi angkatan tua, sehingga menyatakan menolak . angkatan 2012, tegas menolak LPJ BEM periode 2015/2016 dengan alasan transparansi kegiatan dan dana tidak jelas, keuang